SELAMAT DATANG DIBLOG SMPN 15 BANJARMASIN

Selasa, 14 Juni 2011

MATEMATIKA KELAS 9 SMP ONLINE

Selamat Mencoba semoga berhasil >>>>>>>

  1. Silahkan Klik di sini>>>>>Latihan 1
  2. Silahkan Klik di sini>>>>>Latihan 2
  3. Silahkan Klik di sini>>>>>Latihan 3
  4. Silahkan Klik di sini>>>>>Latihan 4
  5. Silahkan Klik di sini>>>>>Latihan 5

Sabtu, 04 Juni 2011

PENGUMUMAN KELULUSAN 2010

Peserta didik yang mengikuti Ujian Nasional (UN) Tahun Pelajaran 2010/2011 sebanyak 184 siswa, dari jumlah keseluruhan itu ada satu siswa yang memang tidak mengikuti ujian dikarena siswa tersebut ke luar sebelum tanggal dan hari ujian di laksanakan sehingga dia tidak mempunyai nilai Ujian Nasional dan dapat dinyatakan siswa tersebut tidak lulus dalam ujian nasional.
Tingkat persentasi kelulusan untuk SMPN 15 Banjarmasin secara keseluruhan adalah sebesar 99,46%. Ini merupakan hasil yang menggembirakan pada tahun pelajaran ini, dikarenakan distribusi dari penyebaran perolehan nilai cukup merata di seluruh mata pelajaran yang diujikan secara nasional.
Untuk lebih lengkapnya hasil dan kalkulasi perolehan nilai Ujian Nasional (UN) dapat diliat pada table di bawah ini:
NILAI Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika IPA
Klasifikasi B A A A
Rata-rata 7,45 8,78 8,69 8,59
Terendah 4,40 6,60 5,75 6,50
Tertinggi 8,60 9,60 10 9,75
Std.Deviasi 0,73 0,62 0,83 0,64
Peringkat empat besar untuk SMPN 15 Banjarmasin pada tahun pelajaran ini menurut nilai UN adalah:
No. Nama Siswa Jumlah Nilai
1. M. Aprianoor 36,55
2. Yossi Pramayshella Permata 36,50
3. Herman Taufik 36,25
4. Sita Rizky Mardia 36,20

Kamis, 02 Juni 2011

ACARA KHATAMAN AL QUR'AN ANGKATAN 2010/2011

Ini Adalah acara yang setiap tahun di adakan di SMP Negeri 15 Banjarmasin untuk setiap angkatan, yaiatu acara khtaman Alqur’an, alhamdulilah untuk tahun ini juga di selenggarakan dengan lancar. Terlihat pada gambar di bawah:65IMG_00021
   4  2
3

Rabu, 01 Juni 2011

ACARA PERPISAHAN SISWA ANGKATAN 2010/2011

Acara perpisahan kelas 9 tahun pelajaran 2010/2011 kali ini di meriahkan di pelataran depan Sekolah, acara berjalan dengan tertib, aman dan lancar...dimana di acara perpisahan ini sempat datang Bapak Pengawas Pembina SMP (Bpk. H. Husdi, M. Pd) dan juga memberikan beberapa kata sambutan yang membangun semangat para pelajar di SMPN 15 Banjarmasin.

Adapun rentetan galarynya bisa kita bersama >>>>>

b (13) b (15)b (14)

Beberapa kata sambutan dari kiri ke kanan:

Sambutan Kep.Sek (Drs. Tri MEi Riyadi, MM), Pengawas Pembina Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin (Drs. H. Husdi, M. Pd), Ketua Komite SMPN 15 Bjm (H. Sukeri)

b (52)  b (70)

Para siswa sedang melakukan kontes seninya

 

 

b (37)b (11)

 

 

Mudah-mudahan alumnus angkatan   2010/2011 dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi serta dapat mengukirkan prestasi yang lebih gemilang….semoga……sukses for all…..

Senin, 23 Mei 2011

Rabu, 04 Mei 2011

GURU PROFESIONAL DAN BERMORAL

Peranan guru dalam pendidikan di Indonesia bukan hanya terbatas sebagai pengajar, tetapi juga pendidik. Oleh karena itu seorang guru di mata masyarakat khususnya bagi peserta didik adalah seorang model, yang dijadikan ...................
panutan. ”Guru kencing berdiri, murid kencing berlari” adalah pepatah yang mengandung makna bahwa murid mencontoh perilaku gurunya. Oleh karena itu, apabila kita menghendaki agar murid kita menghargai Hak –Hak Asasi Manusia, maka yang pertama harus kita miliki adalah guru yang bermoral dan profesional.
Peranan dan kreatifitas guru sebagai ujung tombak pendidikan menjadi semakin penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter bangsa di era globalisasi seperti saat ini, sehingga pembelajaran yang menarik dan efektif yang berlandaskan iman dan taqwa akan dapat dicapai. Guru-guru akan semakin kompeten, profesional dan bermoral dalam melaksanakan tugas-tugasnya.
Selain itu Proses pendidikan juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan di luar sekolah. Kondisi lingkungan luar sekolah itu juga turut menentukan kualitas produk (out put) dari proses pendidikan. Nilai-nilai yang semula dianggap luhur akhirnya dinilai kolot, kuno, ketinggalan jaman atau entah apa lagi namanya, dan dikalahkan oleh nilai-nilai baru yang dapat dikatakan tidak sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama dan kesusilaan.
Dengan kondisi lingkungan seperti itu, kecil kemungkinan nilai-nilai yang ditanamkan oleh guru di sekolah dapat terserap dan tumbuh subur dalam dirinya. Dengan kata lain diperlukan kondisi lingkungan yang edukatif untuk mendukung proses pendidikan yang bermoral dan berkualitas.
Usaha-usaha yang dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya adalah:

  1. Mengajak orang tua peserta didik untuk bersama-sama lebih memperhatikan anak-anaknya.
  2. Sekolah memberi tambahan pendidikan moral dan agama lewat kegiatan ekstrakurikuler.
  3. Secara periodik, sekolah menggandeng instansi lain seperti kepolisian untuk menambah wawasan peserta didik tentang bahaya narkoba, kenakalan remaja dan lain-lain.

Jumat, 22 April 2011

TORNADO

tornadoTornado adalah kolom udara yang berputar kencang yang membentuk hubungan antara awan cumulonimbus atau dalam kejadian langka dari dasar awan cumulus dengan permukaan tanah. Tornado muncul dalam banyak ukuran namun umumnya berbentuk corong kondensasi yang terlihat jelas yang ujungnya yang menyentuh bumi menyempit dan sering dikelilingi oleh awan yang membawa puing-puing.
Umumnya tornado memiliki kecepatan angin 177 km/jam atau lebih dengan rata-rata jangkauan 75 m dan menempuh beberapa kilometer sebelum menghilang. Beberapa tornado yang mencapai kecepatan angin lebih dari 300-480 km/jam memiliki lebar lebih dari satu mil (1.6 km) dan dapat bertahan di permukaan dengan lebih dari 100 km.
Meskipun tornado .........
telah diamati di tiap benua kecuali Antartika, tornado lebih sering terjadi di Amerika Serikat. Tornado juga umumnya terjadi di Kanada bagian selatan, selatan-tengah dan timur Asia, timur-tengah Amerika Latin, Afrika Selatan, barat laut dan tengah Eropa, Italia, barat dan selatan Australia, dan Selandia Baru. Di Indonesia Tornado dikenal dengan sebutan angina putting beliung atau angin leysus
Tornado didefinisikan oleh Glosari Meteorologi sebagai "kolom udara yang berputar kencang yang menyatu dengan permukaan tanah dan muncul dari awan cumuliform atau bagian bawah awan cumuliform dan sering (namun tidak selalu) tampak sebagai suatu awan corong..."
Corong Kondensasi
Tornado tidak harus tampak; namun, intensitas tekanan rendah yang disebabkan oleh kecepatan angin yang tinggi (lihat Prinsip Bernoulli) dan berputar cepat (berkaitan dengan keseimbangan siklostrofik) sering menyebabkan uap air di udara berkondensasi yang menyebabkan tampak corong kondensasi. Tornado merupakan pusaran angin bukan awan kondensasi.
awan corong merupakan perwujutan dari corong kondensasi yang tanpa disertai angin kencang di permukaannya. Tidak semua awan corong menjadi sebuah tornado. Namun, banyak tornado yang didahului oleh awan corong seperti pusaran mesosiklon yang mendarat di permukaan tanah. Tornado pada umumnya menghasilkan angin kencang di permukaannya ketika corong yang tampak itu bertahan di atas permukaan tanah. Hal ini menyebabkan sulitnya menemukan perbedaan antara awan corong dan tornado dari suatu jarak tertentu.
a) Bagaimana tornado terbentuk ?
Sebagian besar tornado yang merusak dan mematikan disebabkan oleh supersel, yaitu badai guntur yang berputar dengan sirkulasi yang teratur yang disebut mesosiklon. Supersel juga dapat menimbulkan hujan es yang merusak, angin kencang non-tornado, kilat, dan banjir tiba-tiba. Pembentukan tornado umumnya dapat dilihat pada hal- hal yang terjadi pada skala badai, didalam dan sekitar mesosiklon. Pertumbuhan tornado berhubungan dengan perbedaan temperature pada di tepi massa udara turun ( downdraft ) yang berada di sekitar mesosiklon ( downdraft oklusi). Studi pemodelan secara matematis tentang pertumbuhan tornado juga mengindikasikan tornado dapat terjadi tanpa pola temperature tersebut; bahkan kenyataannya, variasi temperatur yang teramati sangat kecil pada beberapa tornado yang menyebabkan kerusakan hebat dalam sejarah yakni pada 3 Mei 1999.
b) Dari arah mana tornado datang?
• Dapat terjad kapan saja tiap tahunnya
• Dapat terjadi dimana saja diseluruh tempat di dunia, namun pada daerah-daerah lintang tinggi terjdinya biasanya pada musim semia atau musim panas
• Di amerika tornado dapat terjadi pada pukul 15 s.d 21 LT
• Di Indonesia lebih bayank disekitar Sumatera dan Jawa (lihat tabel frekuensi puting beliung)
c) Apakah hujan es selalu terjadi sebelum tornado?Hujan?Kilat?
Karakteristik hujan, angin, kilat, dan hujan es menurut pengamat bervariasi dari badai yang satu dengan badai yang lain, dari jam ke jam, dan bahkan dari arah gerakan badai. Hujan es berukuran besar dapat mengindikasikan badai guntur yang tidak biasa, dan dapat saja terjadi sebelum tornado. Hujan es, atau bentuk lain apapun dari presipitasi, kilat bukanlah prediksi tepat akan terjadi tornado.
d) Jenis- Jenis Tornado
Tornado lemah

  • Mencakup 88% dari jumlah keseluruhan tornado
  • Menyebabkan kematian kurang dari 5%
  • Memiliki tenggang waktu 1s.d > 10 menit
  • Kecepatan angin kurang dari 110 mph
Tornado kuat
  • Mencakup 11% dari jumlah keseluruhan kejadian tornado
  • Menyebabkan kematian hampir 30%
  • Memiliki durasi 20 menit atau bahkan lebih
  • Memiliki kecepatan angin 110 s.d 205 mph
Tornado sangat kuat
  • Mencakup 1% dari jumlah keseluruhan kejadian tornado
  • Menyebabkan kematian hampir 70%
  • Memiliki durasi melebihi 1 jam
  • Memiliki kecepatan angin >205 mph
f). Berapa lama tornado hidup?
Tornado dapat berlangsung mulai dari beberapa detik hingga lebih dari satu jam. Sebagian besar tornado berlangsung kurang dari 10 menit.